XL Axiata dan Telkomsel catat kenaikan trafik saat Pemilu 2019

Meski seluruh trafik data internet dilaporkan naik secara signifikan, tetapi penggunaan panggilan telepon dan layanan SMS mengalami penurunan.

XL Axiata dan Telkomsel catat kenaikan trafik saat Pemilu 2019 Source: Pexels

Bangsa Indonesia baru saja menjalani pesta demokrasi dengan memilih calon presiden dan wakilnya pada tanggal 17 April 2019 kemarin. Momen bersejarah tersebut telah mendorong kenaikan trafik operator di Indonesia. Misalnya PT XL Axiata, melaporkan dalam periode antara tanggal 16-18 April 2019 telah mengalami kenaikan tertinggi hingga 24 persen dibandingkan hari biasa.

“Kenaikan trafik data terutama didorong oleh penggunaan akses ke berbagai saluran berita yang meningkat sebesar 190 persen dibanding hari normal. Akses ke medsos seperti Facebook, Instagram, Twitter naik 6 persen, instant messenger seperti WhatsApp, Telegram, dan lainnya juga meningkat hingga 30 persen. Yang menarik, akses ke gim online juga naik signifikan, yaitu hingga 175 persen. Sepertinya banyak pelanggan yang memanfaatkan hari libur Pilpres untuk bersantai juga dengan main gim.” kata Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih.


BACA JUGA

Pendapatan Indosat Ooredoo tumbuh 11,1% di semester pertama 2019

Indosat Ooredoo siapkan 10 ribu developer muda Indonesia

Janji CEO baru Indosat, perkuat layanan di 2019 ini


Sepanjang periode sehari sebelum dan setelah Pilpres 2019 kemarin masyarakat juga sangat antusias mengunggah foto dan video terkait pesta demokrasi yang berlangsung. Ini terlihat dari naiknya data berupa foto dan video yang diunggah melalui berbagai saluran digital naik hingga 7 persen.

Selain XL Axiata, operator Indonesia lain seperti Telkomsel juga mengalami pelonjakan data ketika Pemilu 2019. Mereka mencatat trafik layanan datanya mencapai 18,5 petabyte atau meningkat 16,3 persen dibandingkan dengan rata-rata trafik di hari biasa.

Dalam hal layanan suara dan SMS, dibandingkan dengan trafik pada hari normal, mengalami penurunan sebesar 10 persen menjadi 1,125 miliar menit. Hal yang sama juga terjadi dalam trafik layanan SMS yang mengalami penurunan 7,8 persen menjadi 482 juta SMS.

“Sebagai operator flagship Indonesia, Telkomsel selalu menjadi bagian dari kesuksesan berbagai perhelatan maupun momen nasional dalam hal penyediaan layanan komunikasi, termasuk pada Pemilu tahun ini. Dalam pesta demokrasi yang juga berdekatan dengan momen Ramadan dan Idul Fitri, kami telah menyiapkan dan memastikan infrastruktur jaringan agar selama masa tenang, Pilpres, Hari Pemilihan hingga Pengumuman, layanan komunikasi berjalan lancar dan tidak ada gangguan ataupun kendala yang berarti,” kata GM External Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin.

Demi mengantisipasi lonjakan trafik layanan selama momen Pemilu 2019, Telkomsel mengklaim telah memperkuat semua elemen jaringan di seluruh Indonesia.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: