sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
Sabtu, 18 Apr 2020 10:40 WIB

Review The Main Event, film keluarga untuk memotivasi anak

The Main Event merupakan film produksi WWE Studio yang belum lama ditayangkan di Netflix. Film ini menceritakan mimpi seorang anak 11 tahun yang ingin menjadi pegulat.

Review The Main Event, film keluarga untuk memotivasi anak
Source: Gamespot

Pernahkah terpikir oleh kalian untuk mempunyai kekuatan super? Ya, sangat mustahil, tapi lain ceritanya di film. The Main Event adalah film yang belum lama dirilis Netflix. Film fiksi ini menceritakan seorang bocah 11 tahun yang ingin jadi pegulat, lalu tanpa sengaja menemukan sebuah topeng ajaib yang dapat memberinya kekuatan.

Leo Thompson yang diperankan oleh aktor cilik Seth Carr, bersembunyi di sebuah ruangan tak berpenghuni saat sedang dikejar oleh teman sekolahnya. Leo tidak sengaja menemukan kotak unik yang berisi topeng. Setelah ditelusuri, ternyata topeng tersebut adalah peninggalan dari pegulat tahun 90-an. Di sisi lain, sebuah kompetisi WWE diadakan di kota Leo tinggal dan menawarkan sejumlah uang sebagai hadiahnya. Tanpa berpikir panjang, Leo pun mendaftar dengan nama panggung Kid Chaos dan berhasil lolos hingga babak final.

 

Leo atau Sett Carr dengan topeng ajaibnya

 

Cerita dibalut dengan komedi ringan

Film ini bukan salah satu film dari film terbaik Netflix, namun menurut Saya tidak ada salahnya ditonton oleh anak selama masa karantina ini. Larry Postel membuat alur cerita film ini sangat mudah ditebak dan tidak ada yang istimewa. Tetapi, sentuhan komedi ringan di dalamnya cukup membuat penonton terhibur dengan gaya yang sederhana. Seperti adegan ketika lawan kedua Leo di pertandingan menghajarnya dengan gas yang keluar dari tubuhnya dan Jay Karas membuat komedi dengan reaksi slow motion dari orang-orang yang ada di sana. Cukup simpel bukan?

The Main Event tidak hanya menceritakan tentang mimpi seorang anak kecil tapi juga masalah antara ayah dan anak yang ditinggal ibunya. Sang ayah, Steve tidak dapat menjalin komunikasi yang baik dengan Leo semenjak istrinya pergi. Steve yang suka otomotif tidak menemui celah untuk menjalin komunikasi dengan Leo yang suka dengan dunia pergulatan. Leo tidak bisa terbuka dengan ayahnya dan hanya bisa bercerita dengan neneknya yang sangat trendi. Nenek Leo atau Denise memiliki karakter yang sangat jenaka dan mengundang tawa tiap adegannya.

 

Adegan Leo dengan neneknya

 

Pertandingan final Leo melawan Samson tidak berjalan baik, namun ini membawa Leo dengan ayahnya terhubung dan mendapatkan kembali hubungan ayah dan anak yang harmonis dan solid.

 

Leo dengan ayahnya

 

Film produksi WWE Studios dengan pegulat asli

The Main Event diproduksi oleh WWE Studios yang memang biasa membuat film-film bertemakan olahraga gulat. Film besutannya juga selalu menggunakan pegulat untuk peran-peran yang ada. Di The Main Event, pegulat Keith Lee, Corey Graves, Babatunde Aiyegbusi, Sheamus O'Shaunessy, dan Kofi Kingston ikut berperan. Babatunde dan Keith Lee yang paling berperan di antara pegulat lainnya. Keith Lee diceritakan sebagai Smooth Operator, pegulat di pertandingan tersebut yang menjadi teman dekat Leo. Sementara Babatunde berperan sebagai Samson, pegulat yang paling ditakuti. Namun lucunya, walaupun paling banyak masuk frame, Babatunde tidak memiliki dialog sama sekali.

 

Babatunde di The Main Event

 

Karena Saya sudah tahu ini bukan film terbaiknya Netflix, Saya tidak terlalu berharap adanya efek visual yang memukau. Yaa seperti film televisi pada umumnya dan tidak ada CGI di dalamnya. Namun lagi-lagi Saya katakan itu tidak menjadi masalah mengingat di masa pandemi ini orang-orang hanya butuh hiburan ringan dan sederhana.

 

Pemeran The Main Event

Share
back to top