sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
Sabtu, 25 Apr 2020 09:34 WIB

Review Extraction, bak film Holywood dengan kearifan lokal

Tepat sehari yang lalu (24/4), Netflix menayangkan film aksi terbarunya yang diperankan oleh Chris Hemsworth. Film yang penuh adegan aksi ini bak film Holywood dengan kearifan lokal.

Review Extraction, bak film Holywood dengan kearifan lokal
Source: Comingsoon

Satu lagi judul Netflix yang baru saja meluncur yakni Extraction. Sesuai frasa yang ada di dalam judulnya, film ini bergenre aksi dengan latar tempat di Mumbai, India dan Dhaka, Bangladesh. Sebelum film ini meluncur, Saya sudah tidak sabar ingin menonton adegan aksi oleh Chris Hemsworth. Yup, Extraction diperankan oleh Hemsworth sebagai tokoh utama bernama Tyler Rake. Tyler merupakan tentara bayaran berkarakter dingin, namun kehidupannya terjebak dalam ingatan bayang-bayang anaknya yang sudah meninggal.

Tyler mendapatkan misi untuk menyelamatkan anak dari pemimpin gembong narkoba terbesar di India, Manhajan. Anak Manhajan yang bernama Ovi, diculik oleh gangster saingannya yang berlokasi di Dhaka, Bangladesh. Misi penyelamatan berjalan tidak sesuai rencana dan menjadi sangat sulit karena Amir Asif – pemimpin gangster tersebut – sangat berpengaruh di Dhaka, tempat Ovi diculik.

Apresiasi Saya berikan kepada Sam Hargrave sebagai sutradara film ini. Sebagai film debut pertamanya, Hargrave berhasil membuat film aksi yang begitu epik. Ini karena jejaknya yang sering berhubungan dengan film-film aksi selama karirnya. Sejak awal cerita, adegan aksi tidak hentinya Hargrave tampilkan. Keberhasilan ini juga berkat akting Hemsworth yang tidak bisa diragukan lagi. Peran Thor sepertinya telah melekat pada dirinya.

Film diawali dengan cuplikan adegan klimaks ketika Hemsworth bertahan melawan musuh di titik darah penghabisannya. Alur cerita juga tidak memberikan pendahuluan yang bertele-tele. Baru 6 menit film itu dimulai, penculikan Ovi sudah terjadi yang merupakan awal dari masalah di film tersebut. Misi penyelamatan pun dimulai. Lalu sejak saat itu, tidak ada jeda untuk adegan aksi, kecuali adegan Amir yang tengah mengintimidasi anak-anak Dhaka. Tidak penting karena inti adegan itu hanya memperkenalkan seorang remaja yang di akhir cerita kebagian menembak Tyler.

 

Adegan ketika Tyler tertembak oleh anak remaja Dhaka

 

Bicara tentang adegan aksi, Hargrave memang membuat detail pertarungan gila-gilaan. Bahkan frasa tersebut dikatakan langsung oleh Hemsworth pada postingan Instagramnya yang menunjukkan video latihan di balik layar. “Sedikit mengintip detail koreografi pertarungan gila-gilaan yang sutradara kami @thesamhargrave kumpulkan dan luncurkan untuk Extraction,” tulis Hemsworth.

Tujuan Tyler yang tadinya hanya ingin mendapatkan uang, pada akhirnya berubah menjadi penyelamatan murni. Tyler seharusnya bisa meninggalkan Ovi dan menyelamatkan dirinya sendiri. Namun, dirinya yang masih terngiang memori mendiang anaknya itu merasakan dilema, dan pada akhirnya dia bersikukuh melindungi Ovi. Di sini Hargrave membentuk ikatan antara Tyler dan Ovi yang akan menghasilkan rasa haru di akhir cerita. Tapi Saya tidak ingin spoiler mengingat baru kemarin film ini tayang.

 

Tyler dan Ovi bersembunyi di hutan

 

Orang Mahajan yang menyewa kelompok tentara bayaran Tyler menipunya dan berusaha mengambil Ovi di tengah misi penyelamatannya. Orang Mahajan itu bernama Saju, ia merupakan tangan kanan Mahajan yang harus membawa Ovi kembali bagaimanapun caranya. Karena harta Mahajan sedang dibekukan, Saju hanya bisa menipu tentara bayaran itu dan berusaha mengambil Ovi di tengah cerita.

Hargrave membuat penonton dilema dengan kemunculan Saju itu dan pada akhirnya mungkin akan terciptaa dua kubu penggemar, yaitu kubu pendukung Saju dan pendukung Tyler. Ini seperti kubu Iron Man vs Captain America yang terbentuk dari film franchise Avengers. Saju maupun Tyler, keduanya memiliki tujuan yang sama dan bisa dibilang keduanya merupakan peran protagonis. Konsep ini juga sama dengan film Avengers yang Saya sebutkan tadi. Mungkin karena salah satu penulis naskah Extration dan sutradara Avengers adalah orang yang sama. Ya, dia adalah Joe Russo. Sehingga Extraction terasa seperti film Holywood dengan kearifan lokal.

 

Tyler vs Saju, siapa yang kamu pilih?

 

Hargrave memberikan sentuhan akhir pada film dengan cuplikan yang membuat Saya ingin menonton Extraction 2. Semoga saja Netflix punya rencana untuk membuat film sekuel dari Extraction atau spin-off juga tidak mengapa. Karena masih ada hal-hal menggantung, seperti nasib Amir Asif setelah kehilangan sanderanya atau kisah hubungan antara Tyler dengan teman setimnya, Nik. Akhir kata, masih banyak yang dapat digali lebih dalam lagi dari cerita Extraction.

Share
back to top