Ketika PUBG disalip sang peniru

PUBG harus menerima kenyataan bahwa gim yang dulu dituntutnya karena dituduh menjiplak justru meraih keuntungan yang lebih besar.

Ketika PUBG disalip sang peniru Source: Google

Knives Out merupakan salah satu gim kloning dari PUBG. Meski dikatakan begitu, nyatanya Knives Out meraih keuntungan yang lebih besar ketimbang PUBG di tahun 2018 kemarin.

Dilansir dari FoxSports, sebuah firma analisis bernama Sensor Tower mencatat bahwa kreator Knives Out, NetEase, berhasil mengumpulkan USD465 juta dari seluruh dunia. Jumlah ini bahkan mengalahkan pencapaian Fortnite yang mengumpulkan USD455 juta di platform mobile. Namun perlu diperhatikan perolehan Fortnite tersebut belum termasuk hasil yang didapatkan di platform Android.


BACA JUGA

PES 2020 dipastikan akan punya versi mobile

Gamer PUBG di Xbox One dan PlayStation 4 bisa main bareng

Gears of War mobile bakal luncur 22 Agustus


Sensor Tower mencatat bahwa 80 persen keuntungan Knives Out berasal dari Jepang. Di negara ini, adopsi gim PUBG dan Fortnite belum terlalu kuat seperti di negara lainnya. Di Jepang, rata-rata pemain Knives Out dapat menghabiskan sekitar USD370 dalam gim, baik di Android maupun iOS. Menariknya, pengeluaran pemain tersebut dikatakan 11 kali lebih besar ketimbang pengeluaran yang dilakukan pemain PUBG Mobile di Android dan iOS.

Berdasarkan data Sensor Tower, platform iOS sendiri hanya menyumbangkan 18 persen keuntungan Knives Out. Mayoritas pemain gim ini ada di platform Android. Melihat keuntungan yang berhasil diraih terutama di Jepang, NetEase sampai memperbarui Knives Out dengan peta baru, yakni Tokyo.

Perlu diketahui, di pertengahan tahun lalu, PUBG Corp menuntut dua gim yang diklaim melakukan plagiat atas gim PUBG, salah satunya adalah Knives Out. Kedua gim tersebut dikatakan memiliki kesamaan dari segi permainan, penggunaan senjata, konsep lobby permainan dan cara pemain masuk ke dalam permainan. Meski begitu, toh tetap saja Knives Out terbilang lebih sukses ketimbang PUBG di platform mobile.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: