Ini kota pertama di AS yang melarang rokok elektronik

Pelarangan dimulai setelah penandatanganan, dan tidak akan dicabut hingga FDA selesai meninjau efek kesehatan yang timbul akibat konsumsi rokok elektronik tersebut.

Ini kota pertama di AS yang melarang rokok elektronik Source: Pexels

Sebagian orang menganggap rokok elektronik lebih praktis dibandingkan dengan cara lama. Tetapi belum diketahui secara pasti apakah rokok jenis ini lebih aman dibandingkan dengan yang dibakar, atau sebaliknya. San Francisco, kota pertama di AS yang telah mendukung tindakan melarang penjualan dan pengiriman produk rokok elektronik.

Dilansir dari Engadget (25/6), walikota San Francisco, London Breed, memiliki 10 hari untuk meninjau undang-undang tersebut. Pelarangan dimulai setelah penandatanganan, dan tidak akan dicabut hingga FDA selesai meninjau efek kesehatan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Sebentar lagi kemampuan telepati bukan lagi impian belaka

Skuter listrik dari Segway-Ninebot bisa berjalan sendiri ke tempat stasiun isi ulang

Teknologi kapal otonom digunakan untuk cari pesawat hilang


Keputusan ini tentu saja menyebabkan kegalauan bagi banyak perusahaan rokok elektronik, tetapi ini merupakan pukulan telak bagi Juul, perusahaan rokok elektronik, yang sekarang menghadapi larangan di kota asalnya. Padahal beberapa hari sebelum aturan ini berlaku, mereka telah membeli menara kantor 28 lantai.

Perusahaan ini sudah berkampanye untuk menggelar pemungutan suara agar membatalkan larangan. Mereka juga mengklaim bahwa hukum “menempatkan politik di atas kesehatan masyarakat”. Jull menginginkan “pembuatan kebijakan yang bertanggung jawab” yang membantu mencegah anak muda menggunakan rokok elektronik.

Kampanye itu tidak akan mendapat simpati dari pemerintah. Meski Juul dan merek-merek lain telah berupaya membatasi akses kaum muda untuk rokok elektronik, Breed dan lainnya (termasuk FDA) menuduh mereka dengan sengaja menargetkan audiens yang lebih muda. Mereka tidak ingin mengulangi pertempuran bertahun-tahun seperti pada waktu melawan pemasaran rokok konvensional, terutama pada saat bahaya rokok elektronik masih menjadi perhatian utama.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: