Ini kata ketua IeSPA soal eSports di Indonesia

Presiden IeSPA, Eddy Lim angkat bicara soal potensi Indonesia di kancah eSports. Ia yakin, Indonesia bakal menjadi salah satu negara kuat di bidang eSport dunia.

Ini kata ketua IeSPA soal eSports di Indonesia (Ketiga dari kanan, Eddy Lim, Presiden IeSPA)

Presiden IeSPA, Eddy Lim mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu negara kuat di bidang eSports. Menurutnya, sifat eSports yang tidak memiliki batasan fisik dapat menjadi keuntungan untuk Indonesia. Terlebih lagi, jumlah penduduk Indonesia menjanjikan banyaknya talenta eSports yang akan muncul.

“”Biasanya negara yang penduduknya lebih banyak lebih banyak punya talenta. Kita tahu sendiri berapa banyak jumlah penduduk di Indonesia.” ujar Eddy Lim.


BACA JUGA

eSport, bukan industri main-main

Penggemar EVOS kini bisa beli merchandise di toko EVOS

IESPL bakal hadirkan gim lokal di pertandingan eSport


Eddy Lim juga menambahkan bahwa tim eSports Indonesia pernah didapuk menjadi salah satu dari delapan tim terkuat di dunia. Itu terjadi di tahun 2003, dimana tim eSports Indonesia berhasil masuk jajaran delapan tim terkuat di dunia bersama 6 tim Eropa dan 1 tim Asia lainnya.

Ajang Asian Games 2018 lalu menjadi tonggak sejarah eSports di dunia. Untuk pertama kalinya, cabang eSports dipertandingkan dalam olimpiade internasional. Bahkan Eddy Lim mengatakan bahwa Asian Games menjadi acuan bagi negara-negara lain untuk memperjuangkan pengakuan eSports sebagai cabang olahraga.

Ke depannya, eSports akan kemball menjadi salah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam olimpiade. Kali ini di ajang SEA Games 2019 yang akan dilangsungkan di Manila, Filipina.

Untuk acara tersebut, Eddy Lim menekankan kepada seluruh pemain eSports di Indonesia bahwa akan ada kualifikasi untuk menjadi perwakilan di ajang olahraga Asia Tenggara itu. Hingga saat ini, pemenang IEL University Series 219 dijanjikan akan masuk ke pelatnas untuk menjalani latihan menjadi wakil Indonesia di SEA Games.

Di SEA Games nanti, ada 6 gim yang akan dipertandingkan, masing-masing 2 untuk setiap platform. Adapun di platform konsol gim NBA 2K19 dan Tekken 7yang jadi nomor pertandingannya. Sementara lini desktop akan diisi oleh gim DOTA 2 dan Starcraft II. Dalam platform mobile akan berisi gim Mobile Legend dan Arena of Valor.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: