sun
moon
Premium Partner :
Selasa, 03 Mar 2020 13:36 WIB

Industri film merugi ratusan triliun karena corona

Virus corona memberi dampak pada pendapatan industri film, karena banyak orang yang memilih tinggal di rumah dibandingkan pergi ke bioskop.

Industri film merugi ratusan triliun karena corona
Source: CineTalkers

Virus Corona telah memberi dampak pada industri film yang diperkirakan akan menderita kerugian besar karena calon penonton lebih banyak tinggal dirumah dibandingkan pergi ke bioskop. Dilansir dari Gamespot (3/3), box office global diperkirakan akan menerima pendapatan USD5 miliar atau setara Rp71,2 triliun karena penyebaran virus corona secara global. 

Ini menjadi jumlah yang cukup kecil, karena pada tahun 2019 box office global telah menghasilkan pendapatan USD42,5 miliar atau setara Rp605,3 triliun. Sementara itu, Tiongkok yang menjadi pasar film terbesar kedua di dunia, telah menutup sekitar 700.000 bioskop pada bulan Januari lalu karena kekhawatiran terkait virus corona. 

Diketahui pada periode 24 Maret hingga 23 Februari, hasil total box office di Tiongkok hanya meraup pendapatan USD4,2 juta atau setara Rp59,8 miliar. Angka tersebut dianggap turun secara besar-besaran dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan pendapatan USD1,76 miliar atau setara Rp25 triliun. 

Di sisi lain, hasil pendapatan dari box office internasional lainnya juga mengalami perubahan yang signifikan karena virus corona, termasuk Korea Selatan dan Italia. "Suasana ketakutan sangat jelas. Situasinya mirip dengan apa yang kami lihat selama penyebaran flu babi pada tahun 2009, ketika terdapat 80.000 kasus yang terinfeksi di Korea," kata juru bicara CGV Korea Selatan. 

Beberapa distributor film juga telah membatalkan acara promosi karena virus corona. Seperti para pemeran film "James Bond: No Time To Die" yang tidak akan muncul pada acara promosi di Tiongkok. Selain itu, fansite James Bond 007 juga telah meminta produser untuk menunda penayangan film karena virus corona.

Share
back to top