Ducati Perkenalkan Corak Sport Baru untuk Monster, Naked Bike Ikonik Kini Tampil Lebih Agresif
Ducati menghadirkan corak Sport baru untuk Monster dengan mesin V2 111 hp, desain ringan, dan teknologi elektronik canggih untuk pengalaman berkendara.
Ducati Monster dengan livery sport baru. dok. Ducati
Ducati memperluas pilihan tampilan untuk lini Monster dengan menghadirkan corak Sport baru yang memberikan karakter lebih agresif pada motor naked legendaris tersebut.
Skema warna terbaru ini melengkapi pilihan sebelumnya, yakni Ducati Red dan Iceberg White, yang diperkenalkan pada peluncuran Monster generasi terbaru pada Oktober lalu.
Corak Sport ini terinspirasi dari skema warna ikonik Monster S4, model pertama dalam sejarah Monster yang menggunakan mesin empat katup. Perpaduan warna abu-abu dengan aksen Racing Red pada velg serta detail pada jok, tangki bahan bakar, flyscreen, dan bagian ekor menghadirkan tampilan yang sporty sekaligus elegan.
Pilihan warna ini juga tersedia pada versi Monster Plus, yang dilengkapi penutup bodi depan dan penutup jok penumpang untuk menegaskan karakter sport dari motor tersebut.
Sebagai salah satu motor naked paling ikonik dari Borgo Panigale, Monster tetap mempertahankan karakter khasnya dengan mesin V2 yang kaya torsi dan performa yang responsif untuk penggunaan jalan raya.
Motor ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang mudah dikendalikan tanpa mengurangi sensasi performa yang menjadi ciri khas Ducati.
Monster generasi terbaru juga dirancang dengan pendekatan modern yang menekankan pada bobot ringan dan dimensi yang ringkas. Ducati melakukan berbagai penyempurnaan pada struktur rangka dan komponen utama untuk mengurangi bobot total hingga 4 kilogram dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga menghasilkan motor yang lebih gesit dan intuitif saat dikendarai, terutama di lalu lintas perkotaan.
Struktur rangka monokok aluminium yang terinspirasi dari teknologi Superbike dipadukan dengan rangka belakang berbahan campuran tekno-polimer dan trellis, menciptakan keseimbangan antara kekuatan struktur dan efisiensi bobot.
Dari sisi ergonomi, Monster dirancang agar tetap nyaman dikendarai dalam berbagai kondisi. Tinggi jok 815 mm serta desain bodi yang ramping memudahkan pengendara menapak ke tanah, sementara posisi setang dan pijakan kaki memberikan kontrol optimal baik untuk berkendara santai maupun agresif.
Secara desain, Monster tetap mempertahankan identitas khas yang telah menjadi ciri model ini sejak pertama kali diperkenalkan pada 1993.
Tampilan modernnya menonjolkan elemen penting seperti lampu depan yang diapit oleh tangki bergaya bison-back, jok dua tingkat untuk pengendara dan penumpang, serta bagian ekor yang ringkas dan ringan.
Di sektor teknologi, Monster dibekali paket elektronik yang menjadi salah satu yang paling canggih di kelasnya. Sistem ini mencakup berbagai fitur keselamatan seperti ABS Cornering, Traction Control, Wheelie Control, dan Engine Brake Control, yang semuanya dapat diatur sesuai kebutuhan pengendara.
Seluruh informasi berkendara ditampilkan melalui layar TFT warna 5 inci yang telah mendukung Ducati Multimedia System serta navigasi turn-by-turn.
Ducati juga menghadirkan Cruise Control sebagai fitur opsional yang meningkatkan kenyamanan berkendara, terutama saat perjalanan jarak jauh.
Motor ini juga dilengkapi empat Riding Mode yang memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter mesin dan sistem elektronik hanya dengan satu sentuhan tombol.
Mode Urban dirancang untuk memberikan kontrol yang lebih mudah saat digunakan di lalu lintas kota, sementara Mode Sport menawarkan respons mesin yang lebih agresif untuk berkendara di jalan berkelok.
Sistem elektronik tersebut juga didukung oleh berbagai teknologi Ducati seperti Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), Engine Brake Control (EBC), serta ABS Cornering yang membantu meningkatkan stabilitas dan keamanan saat berkendara.
Di balik performanya, Monster mengandalkan mesin V2 Euro 5+ terbaru yang menghasilkan tenaga maksimum 111 hp pada 9.000 rpm serta torsi 91 Nm pada 7.250 rpm.
Mesin ini juga menawarkan interval perawatan yang sangat panjang, dengan pemeriksaan celah katup baru diperlukan setiap 45.000 kilometer, salah satu yang terpanjang di kelasnya.
Penyaluran tenaga dirancang responsif namun tetap mudah dikendalikan, sehingga pengendara pemula maupun berpengalaman dapat menikmati performa motor tanpa merasa kewalahan.
Bagi penggemar yang ingin mempersonalisasi motor mereka, Ducati juga menyediakan berbagai aksesori Ducati Performance, mulai dari knalpot Termignoni yang terhomologasi, pelindung bawah mesin, hingga dudukan plat nomor bergaya balap.
Seluruh aksesori tersebut dapat diakses melalui fitur Configurator di situs resmi Ducati.
Selain itu, Ducati juga membuka pendaftaran DRE Road 2026, program pelatihan berkendara resmi Ducati yang menghadirkan instruktur profesional dan menjadikan Monster sebagai salah satu model utama dalam sesi pelatihan.
Corak Sport baru untuk Ducati Monster dijadwalkan mulai tersedia di dealer pada April 2026, dengan harga dan ketersediaan yang berbeda di setiap negara. Untuk pasar Indonesia, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui showroom Ducati Bintaro.









