sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
Senin, 26 Apr 2021 15:03 WIB

Cuplikan perdana Move to Heaven bikin penasaran

Netflix telah menampilkan cuplikan perdana untuk "Move to Heaven", yang direncanakan tayang pada 14 Mei.

Cuplikan perdana Move to Heaven bikin penasaran
Source: Netflix

Netflix akan segera menghadirkan serial original Korea terbarunya yang berjudul "Move to Heaven", pada 14 Mei mendatang. Drama yang mengharukan ini bercerita mengenai seorang pria muda dengan sindrom Asperger bernama Geu-ru dan seorang pria yang menjadi walinya bernama Sang-gu. 

Keduanya bekerja sebagai "penghapus trauma", yaitu sekelompok orang yang membantu membereskan barang-barang peninggalan orang yang telah tiada dan menyampaikan pesan-pesan yang belum terungkap kepada orang yang ditinggalkan. Menjelang penayangannya, Move to Heaven mengeluarkan cuplikan perdana yang memperlihatkan sekilas dinamika hubungan Geu-ru dan Sang-gu, serta pekerjaan mereka yang begitu menyentuh. 

 Source: Netflix

Ketika ayah Geu-ru tiba-tiba meninggal dunia, Sang-gu tinggal bersama Geu-ru selama tiga bulan untuk membantu pekerjaannya sebagai penghapus trauma di "Move to Heaven". Meski awalnya sering berselisih karena kepribadian mereka yang berlawanan, perlahan Sang-gu mulai merasakan ketulusan Geu-ru saat mereka bekerja sama di "Move to Heaven". Keduanya pun mencoba menyampaikan kata-kata perpisahan yang menenangkan dan penuh empati dari orang-orang yang telah meninggal kepada mereka yang ditinggalkan.

Move to Heaven merupakan kisah inspiratif yang diangkat dari esai non fiksi berjudul "Things Left Behind" karya Kim Sae-byul, salah satu penghapus trauma pertama di Korea. Dalam serial ini, sutradara Kim Sung-ho dan penulis Yoon Ji-ryun menghadirkan beragam cerita yang ditinggalkan oleh mereka yang telah tiada, dan diceritakan secara apa adanya dari sudut pandang Geu-ru yang memiliki sindrom Asperger.

Share
×
tekid
back to top