Huawei bakal terjun ke bisnis GPU
Huawei sebenarnya sudah mengembangkan GPU sendiri sejak 2012 lalu dan akan menghadirkannya saat waktunya tepat.
Source: GSMArena
Permasalahan panjang antara Huawei dengan pemerintah AS membuat perusahaan Tiongkok ini harus memutar otak untuk tetap mempertahankan pendapatannya. Pasalnya, karena larangan pemerintah AS, Huawei kesulitan untuk menjual smartphone buatannya ke luar Tiongkok. Kabar terbaru menyebutkan kalau Huawei mulai mempersiapkan pusat penelitian baru dengan merekrut beberapa orang dari Nvidia.
Untuk diketahui, dengan merekrut beberapa orang dari Nvidia, tampaknya perusahaan asal Tiongkok ini berniat untuk memulai bisnis GPU. Sampai saat ini, Huawei sudah memiliki prosesor sendiri yang dikenal dengan HiSilicon Kirin. Sampai saat ini, Huawei bahkan sudah memiliki prosesor dengan dukungan koneksi 5G, yakni Kirin 990. Prosesor inilah yang terpasang pada Huawei P40 Series.
Kendati sudah memiliki prosesor sendiri, Huawei masih mengandalkan GPU dari pihak ketiga. Dilansir dari GSMArena (10/4), GPU yang dimaksud dalam proyek baru Huawei ini tampaknya akan berbeda dari GPU pada umumnya.
Nvidia saat ini mendominasi pasar GPU yang digunakan untuk cloud computing dan AI. Tampaknya GPU yang dikembangkan Huawei ini akan menyasar segmen serupa dengan Nvidia. Bahkan menurut salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya, Huawei sebenarnya sudah mengembangkan chip GPU sendiri sejak 2012 lalu. Perusahaan ini kabarnya akan menghadirkan GPU itu saat waktunya tepat.
- Huawei MatePad Pro Max Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan WPS AI Setara PC Mulai Rp19,9 Juta
- Huawei Bidik Profesional Indonesia dengan MatePad Pro Max, Tablet AI Tertipis di Kelas 13 Inci
- Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
- Huawei Bawa Tablet Mini Premium ke Indonesia, Bobot Hanya 260 Gram
Kemungkinan lain adalah, Huawei mengembangkan GPU ini untuk menjawab kebutuhannya sendiri yang mulai banyak menjalankan layanan cloud computing. Tidak hanya itu, dengan membuat GPU sendiri, perusahaan Tiongkok ini semakin mengurangi ketergantungannya pada pihak ketiga.








