Cloudera: Fondasi Data Jadi Tantangan Utama Implementasi AI di Sektor Kesehatan
Cloudera menemukan implementasi AI kesehatan masih terganjal akses, tata kelola data, dan infrastruktur meski investasi terus meningkat.
Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di sektor kesehatan terus berkembang, mulai dari membantu deteksi penyakit hingga menyederhanakan pekerjaan administratif.
Namun, ambisi menerapkan teknologi tersebut dalam skala besar masih terbentur persoalan mendasar berupa akses, tata kelola data, dan keterbatasan infrastruktur.
Temuan itu terungkap dalam laporan The Data Readiness Index 2026 dari Cloudera. Riset tersebut menunjukkan organisasi layanan kesehatan harus mengelola volume data klinis, operasional, hingga data yang dihasilkan pasien dalam jumlah semakin besar dan tersebar di berbagai lingkungan teknologi.
Sebanyak 87 persen responden sektor kesehatan menyatakan memiliki visibilitas terhadap lokasi penyimpanan data mereka. Meski demikian, banyak organisasi masih kesulitan mengintegrasikan, mengelola, dan mengoperasionalkan data tepercaya dalam skala besar.
Persoalan infrastruktur juga menjadi hambatan. Sebanyak 28 persen organisasi layanan kesehatan mengaku keterbatasan kinerja infrastruktur secara konsisten menghambat inisiatif operasional mereka.