Huawei bakal rilis smartphone empat kamera dengan 10x zoom
Setelah menghadirkan Huawei P20 Pro dengan tiga kamera, Huawei berambisi untuk mengkonfigurasi empat kamera di satu ponsel.
Ambisi Huawei tidak berhenti begitu saja ketika berhasil menyematkan tiga kamera belakang dalam sebuah ponsel. Melalui wawancara yang dilakukan AndroidPit, Walter Ji, Ekseskutif Huawei membeberkan beberapa inovasi yang bakal dihadirkan Huawei di 2019.
Sebagaimana diketahui, Huawei menjadi brand smartphone pertama yang memperkenalkan konfiguasi tiga kamera belakang dengan merilis Huawei P20 Pro. Tak sampai satu tahun, Huawei akhirnya merilis kembali ponsel dengan konfigurasi kamera lebih canggih, yakni Huawei Mate 20 series.
Menurut keterangan yang diberikan Ji, brand Tiongkok ini rencananya akan menghadirkan smartphone dengan konfigurasi empat kamera. Tidak tanggung-tanggung, kamera tersebut bakal hadir dengan kemampuan zoom sebanyak 10x.
Sebenarnya konsep empat kamera belakang bukanlah hal yang baru. Sebelumnya Samsung sudah merilis video teaser berisi perangkat pertamanya yang hadir dengan konfigurasi empat kamera belakang, yakni Samsung Galaxy A9.
- Huawei MatePad Pro Max Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan WPS AI Setara PC Mulai Rp19,9 Juta
- Huawei Bidik Profesional Indonesia dengan MatePad Pro Max, Tablet AI Tertipis di Kelas 13 Inci
- Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
- Huawei Bawa Tablet Mini Premium ke Indonesia, Bobot Hanya 260 Gram
“Tahun depan kita pasti akan melihat lebih banyak inovasi di kamera, saat ini kami memiliki tiga (kamera), bayangkan empat untuk tahun depan.” ujar Li dalam sesi wawancara tersebut.
Lebih lanjut, Ji mengatakan bahwa kapabilitas zoom 3x hingga 5x saat ini tidaklah cukup. Namun ketika sebuah smartphone memiliki kemampuan zoom 10x sambil mempertahankan kualitas gambarnya justru akan menjadi tantangan tersendiri.
Di samping membeberkan rencana hadirnya smartphone empat kamera, Ji juga menghapus ide mengenai smartphone entry level Huawei. Menurutnya, smartphone entry level tidak menawarkan user experience yang kaya. Nantinya perangkat entry level tersebut akan dikelola oleh sub-brand Huawei, yakni Honor.








