Roblox Ubah Cara Main Game, Bisa Lewat Browser hingga Tanpa Internet
Roblox menyiapkan game sebagai aplikasi mandiri dan bisa dimainkan lewat browser, sembari memperluas AI serta sistem pendapatan kreator.
Roblox Developers Conference 2026. dok. Roblox
Roblox menyiapkan perubahan besar dalam cara kreator mendistribusikan game buatannya.
Kreator nantinya dapat menyediakan game Roblox sebagai aplikasi mandiri di perangkat mobile, PC, dan konsol, sekaligus menjangkau pemain langsung melalui browser tanpa perlu mengunduh atau memasang aplikasi.
Rangkaian pembaruan tersebut diumumkan Roblox Corporation dalam Roblox Developers Conference (RDC) ke-12.
Roblox membaginya ke dalam tiga fokus utama, yakni cara baru bermain, pengembangan game dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), serta monetisasi kreator.
- Free Fire x Naruto Shippuden Hadir Lagi, Pemain Bisa Kendalikan Rubah Ekor Sembilan
- Clevo World Ubah Robux di Roblox Jadi Dukungan Nyata untuk Petani
- Bosan Game yang Itu-itu Aja? 9 Game Indie Ini Tawarkan Pengalaman Bermain Tak Biasa
- Dragon Ball Xenoverse 3 Demo di Gamescom 2026, Begini Gameplay dan Fiturnya
Melalui inisiatif Roblox Everywhere, kreator akan mendapat opsi untuk menyediakan game mereka sebagai aplikasi mandiri.
Meski hadir secara terpisah, teknologi dan layanan di belakang aplikasi tersebut tetap didukung Roblox.
Perubahan lain akan hadir melalui fitur Play on the Web.
Mulai akhir 2026, pemain direncanakan bisa masuk ke sebuah game langsung menggunakan browser Chrome melalui Experience Details Page tanpa harus mengunduh atau memasang aplikasi terlebih dahulu. Dukungan terhadap browser lain akan menyusul.
Dengan pendekatan tersebut, tautan game yang tersebar di internet dapat menjadi jalur langsung menuju permainan.
Pemain tidak lagi harus melewati proses instalasi aplikasi sebelum mencoba sebuah gim.
Roblox juga menyiapkan kemampuan bermain secara offline. Kreator nantinya dapat menggabungkan mode daring dan luring dalam satu game.
Fitur tersebut memungkinkan pemain tetap memainkan konten tertentu ketika berada di pesawat atau memiliki koneksi internet yang tidak stabil.
Bagi pengembang, dukungan offline membuka kemungkinan membuat campaign maupun sesi single-player yang tidak bergantung pada koneksi internet.
Roblox juga memperluas kemampuan game engine untuk mengakomodasi lebih banyak game 2D dan puzzle, setelah selama ini platform tersebut identik dengan pengalaman dunia 3D multipemain.
Dukungan baru mencakup kamera ortografis, animated image containers, serta kemampuan mengimpor sprite sheet secara langsung.
Roblox turut menyiapkan fitur antarmuka seperti blur, text shadow, gradien yang ditingkatkan, dan sistem notifikasi untuk mendukung permainan multipemain berbasis giliran maupun asinkron.
Untuk menjaga interaksi antarpemain, tab Friends chat akan memungkinkan percakapan tetap berlanjut ketika pengguna berpindah dari satu game ke gane lainnya.
Fitur voice typing juga memungkinkan pemain memasukkan pesan menggunakan suara ketika bermain.
Skala penggunaan Roblox sendiri terus membesar. Roblox mencatat pemain menghabiskan sekitar 29 miliar jam di platform tersebut hanya dalam satu kuartal terakhir, dengan jangkauan lebih dari 180 negara.
Di sisi pengembangan, Roblox memperluas pemanfaatan AI melalui Build, fitur yang memungkinkan pengguna membuat dan menerbitkan gim menggunakan perintah atau prompt.
Build kini diperluas ke tahap public alpha di Serbia dan Singapura setelah sebelumnya menjalani tahap alpha di Selandia Baru.
Roblox mencatat sekitar 9.000 game telah diterbitkan menggunakan Build sejak pengujian awal tersebut.
Menariknya, 71% dari ribuan pengguna yang telah membuat gim menggunakan Build disebut belum pernah memakai Roblox Studio sebelumnya.
Roblox juga menambahkan asset library, akses melalui desktop, serta kontrol tambahan untuk melakukan iterasi terhadap game.
Kreator dapat melihat analitik dan menambahkan monetisasi, sementara kemampuan menjalankan iklan untuk game langsung melalui ponsel direncanakan hadir kemudian.
Pada akhir tahun ini, Roblox juga akan memperkenalkan Scene Generator. Kreator cukup memberikan prompt teks dan gambar referensi, kemudian AI akan menghasilkan layout yang dapat berfungsi dan selanjutnya disempurnakan melalui Roblox Studio.
Kemampuan NPC juga akan dikembangkan. Dua perilaku baru dijadwalkan hadir akhir tahun ini, termasuk kemampuan NPC untuk melakukan playtest
.
Selain memperluas teknologi pembuatan dan distribusi game, Roblox menyiapkan perubahan pada sistem monetisasi kreator.
Sejak program Developer Exchange atau DevEx diperkenalkan pada 2013, Roblox mencatat kreatornya telah memperoleh lebih dari 5 miliar dolar AS atau setara lebih dari Rp88,37 triliun.
Dalam 12 bulan terakhir saja, pendapatan kreator disebut mencapai sekitar 1,7 miliar dolar AS atau setara Rp30,05 triliun.
Roblox kemudian memperkenalkan Roblox Wallet sebagai akun keuangan yang dirancang untuk memberikan akses lebih cepat dan fleksibel terhadap penghasilan kreator.
Melalui Wallet, kreator yang memenuhi persyaratan dapat menerima pendapatan dalam mata uang nyata secara otomatis setiap hari kerja, melihat analisis pendapatan melalui Creator Hub, serta memindahkan dana ke akun Roblox lain maupun akun eksternal.
Namun, fitur tersebut belum langsung tersedia secara global. Roblox Wallet akan diluncurkan pada akhir 2026 untuk kreator independen yang memenuhi syarat, berusia minimal 18 tahun, dan berada di Amerika Serikat. Ekspansi global baru direncanakan mulai tahun depan.
Roblox juga menyiapkan Roblox Card yang terhubung dengan Wallet. Kartu tersebut nantinya memungkinkan kreator menggunakan saldo yang tersedia di tempat yang menerima kartu tersebut dan dijadwalkan mulai diluncurkan pada 2027.
Roblox turut mengubah mekanisme penemuan gim melalui Moments dan sistem Discovery Ranking.
Moments merupakan fitur yang memungkinkan pemain menonton video permainan kemudian masuk ke game yang ditampilkan. Fitur tersebut kini tersedia sepenuhnya di Amerika Serikat.
Ke depan, video dari Experience Details Page dapat muncul di Moments.
Pemain juga direncanakan bisa mengetuk avatar untuk membeli item yang sedang ditampilkan, sedangkan game yang dibuat menggunakan Build dapat dimainkan langsung dari tab tersebut.
Sementara sistem Discovery Ranking akan mempertimbangkan karakter permainan pengguna berdasarkan kelompok usia.
Roblox menyebut pemain lebih muda cenderung tertarik pada game berdurasi pendek, sedangkan pemain lebih dewasa cenderung memilih pengalaman yang lebih mendalam dan dimainkan berulang kali.
Penilaian performa game juga tidak lagi hanya berfokus pada minggu pertama. Sistem akan melihat periode 28 hari pertama dan seterusnya.
Roblox juga menguji optimalisasi berdasarkan kemampuan sebuah game mendatangkan pemain baru ke platform.









