Dyson Rilis Robot Vacuum R2 Nurovi Wash+Dry, Bisa Bersihkan Debu dan Cuci Pel Otomatis
Dyson R2 Nurovi Wash+Dry hadir di Indonesia seharga Rp11,9 juta, dengan sensor debu pintar, pel otomatis, dan dok penampung debu.
Robot Vacuum Dyson R2 Nurovi Wash-Dry. dok. Dyson
Dyson memperkenalkan robot vacuum terbaru R2 Nurovi Wash+Dry di Indonesia.
Perangkat ini dirancang untuk menyapu dan mengepel berbagai jenis lantai, termasuk menjangkau tepian serta sudut ruangan yang kerap sulit dibersihkan robot penyedot debu.
Berbeda dari robot vacuum biasa, Dyson R2 Nurovi Wash+Dry dilengkapi teknologi pendeteksi debu, sistem pengangkatan kotoran dua tahap, serta dok yang mampu mengosongkan debu dan mencuci bantalan pel secara otomatis.
Salah satu fitur unggulannya adalah kemampuan dok menampung kotoran kering hingga 90 hari.
Dengan demikian, pengguna tidak perlu mengosongkan penampung debu setelah setiap sesi pembersihan.
Chief Engineer Dyson Jake Dyson mengatakan pengembangan robot vacuum terbaru tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan daya hisap, tetapi juga bagaimana seluruh komponen bekerja bersama untuk membersihkan rumah.
"Pembersihan menggunakan robot bukan sekadar soal daya hisap, tetapi bagaimana seluruh sistem bekerja bersama untuk menghadirkan performa nyata di rumah," ujar Jake.
Menurutnya, Dyson merancang ulang sistem pengangkatan kotoran, pembersihan tepian dan sudut, serta teknologi sensor agar robot dapat menyesuaikan kinerjanya dengan kondisi lingkungan.
Dyson R2 Nurovi Wash+Dry menggunakan bantalan pel berbentuk segitiga Reuleaux, yakni bentuk dengan tiga sisi melengkung yang memiliki lebar geometris konstan.
Desain tersebut dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan bantalan pel berbentuk bundar yang sering menyisakan area tidak terjangkau di sudut ruangan.
Menurut Dyson, bantalan segitiga Reuleaux dapat bergerak dengan mulus sekaligus menjangkau area lebih dekat ke dinding dan sudut lantai.
Bantalan ini juga dipadukan dengan pola gerakan eksentrik untuk membantu meningkatkan cakupan pembersihan.
Selain bantalan pel, Dyson menyematkan sikat samping antikusut yang dapat memanjang untuk menjangkau tepian lantai.
Sikat tersebut dirancang dengan sudut khusus dan konektor berbentuk jaring agar kotoran dapat diarahkan ke jalur penghisapan secara lebih terkendali.
Desain ini juga ditujukan untuk mengurangi rambut panjang maupun bulu hewan peliharaan yang terlilit pada sikat.
Untuk meningkatkan kemampuan membersihkan lantai, Dyson memperkenalkan teknologi Twin-capture.
Sistem ini bekerja melalui dua tahap pengangkatan kotoran yang saling melengkapi.
Pada tahap pertama, bulu sikat secara mekanis menyapu kotoran berukuran besar ke dalam perangkat.
Sementara itu, motor penyedot debu berfokus mengangkat debu halus dan partikel kecil yang menempel pada permukaan lantai.
Menurut Dyson, pembagian tugas tersebut memungkinkan robot membersihkan berbagai jenis kotoran tanpa hanya mengandalkan peningkatan daya hisap.
Robot ini juga dilengkapi teknologi Acoustic Dust Sensing yang menggunakan sensor piezo untuk mendeteksi tingkat debu secara langsung.
Informasi dari sensor tersebut digunakan untuk menyesuaikan daya hisap secara otomatis berdasarkan kondisi permukaan yang sedang dibersihkan.
Selain mendeteksi debu, Dyson R2 Nurovi Wash+Dry juga dirancang untuk mengenali jenis lantai dan menyesuaikan pola pembersihannya.
Salah satu fitur yang menjadi pembeda Dyson R2 Nurovi Wash+Dry adalah dok pembersih otomatis tanpa kantong debu.
Dok ini menggunakan delapan teknologi siklon Dyson untuk mengosongkan debu dan kotoran kering dari robot setelah sesi pembersihan.
Sistem penampung tersebut memiliki kapasitas yang memungkinkan kotoran kering disimpan hingga 90 hari sebelum perlu dikosongkan.
Selain mengosongkan debu, dok juga mampu mencuci bantalan pel menggunakan air panas bersuhu 75 derajat Celsius.
Setelah pencucian selesai, bantalan dikeringkan menggunakan udara panas bersuhu 45 derajat Celsius.
Proses tersebut dirancang untuk membantu mengurangi kelembapan yang dapat memicu bau tidak sedap dan pertumbuhan jamur pada bantalan pel.
Dok juga mendukung pengisian ulang air dan baterai secara otomatis sehingga mengurangi pekerjaan perawatan rutin setelah robot selesai digunakan.
Meski demikian, pengguna tetap perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala sesuai petunjuk penggunaan perangkat.
Dyson R2 Nurovi Wash+Dry terhubung dengan aplikasi MyDyson untuk memberikan kontrol pembersihan melalui smartphone.
Pengguna dapat membuat jadwal pembersihan, memilih ruangan atau area tertentu, serta mengatur mode pembersihan sesuai kebutuhan.
Aplikasi tersebut juga menyediakan informasi mengenai proses pembersihan secara langsung, termasuk cakupan area dan aktivitas robot.
Setelah pembersihan selesai, pengguna dapat melihat laporan berbasis data untuk mengetahui area yang telah dibersihkan.
Fitur ini ditujukan bagi pengguna yang ingin mengatur pekerjaan membersihkan rumah tanpa harus selalu mengoperasikan robot secara manual.
Dyson menetapkan harga R2 Nurovi Wash+Dry sebesar Rp11.999.000 untuk pasar Indonesia.
Disediakan juga layanan Dyson Concierge virtual melalui sistem janji temu untuk membantu pemilik perangkat dalam proses pemasangan dan pengaturan awal.
Layanan tersebut dapat diakses melalui saluran pelanggan resmi Dyson Indonesia.
Konsumen dapat memperoleh informasi produk lebih lanjut melalui situs resmi Dyson Indonesia di Dyson.co.id.









